Gender
dan seksualitas kerap kali disalahartikan masyarakat. Sesungguhnya, kedua hal
tersebut berbeda. Seksualitas atau seks adalah perbedaan antara jenis pria dan wanita yang didasarkan pada karakteristik
biologis.
Tampilkan postingan dengan label PUM2's Task. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PUM2's Task. Tampilkan semua postingan
Rabu, 26 Juni 2013
Selasa, 04 Juni 2013
Stress and Health dalam kehidupan sehari-hari
di
08.56
Diposting oleh
Unknown
Rabu, 29 Mei 2013
Stress merupakan
keadaan dimana perasaan cemas atau terancama yang datang kepada kita yang
melebihi kemampuan kita. Sumber-sumber stress itu banyak. Diantaranya life
events, frustasi, konflik, tekanan dan kondisi lingkungan. Keadaan stress ini
dapat mempengaruhi kesehatan kita juga. Tergantung bagaiaman kita dalam menanggapi
sumber-sumber stress kita. Salah satu contoh stress dalam kehidupan saya adalah
ketika masa-masa snmptn tulis. Diman pilihan universitas dan jurusan yang saya
inginkan bertentangan dengan keinginan orangtua.
Kamis, 23 Mei 2013
Studi Kasus : Emosi dan Agresi dalam kehidupan sehari-hari
di
06.15
Diposting oleh
Unknown
Rabu, 15 Mei 2013
Emosi merupakan perasaan yang muncul dari dalam diri seseorang (baik
posotf maupun negatif) dikarenakan adanya stimulus dari luar dan ditandai
dengan reaksi secara fisiologis dan psikologis. Misalnya rasa takut. Rasa takut
merupakan salah satu bentuk emosi yang reaksi fisiologisnya tampak.
Contoh dalam kehidupan saya adalah, ketika saya pulang dari sekolah
ketika SMP, saya melihat beberapa ekor anjing kira-kira 10 meter jaraknya dari
saya. Lalu reaksi saya pada saat itu adalah deg-degan, keringat dingin dan gemetar.
Pada saat yang bersamaan, saya jadi merasa takut dan cemas. Kejadian tersebut
sama seperti teori Cannon-Bard. Dimana ketika stimulus datang (anjing), maka
bagian talamus di otak melakukan kedua hal sekaligus : pertama talamus
merangsang sistem otonom yang menghasilkan perubahan fisiologis yang terlibat
dalam emosi (meningkatnya degup jantug, keringat dan gemetar) lalu yang kedua
adalah talamus mengirim pesan kepada korteks serebrum, dimana pengalaman emosi
dipersepsi.
Studi Kasus : Motivasi dalam kehidupan sehari-hari
di
06.12
Diposting oleh
Unknown
Rabu, 1 Mei 2013
Motivasi
merupakan sesuatu yang mendorong kita untuk melakukan suatu perilaku dalam
mencapai suatu tujuan yang ingin kita capai. Tentunya dalam mencapai sesuatu,
seseorang harus mempunyai motivasi dulu, agar dapat melakukan tindakannya. Jika
tidak termotivasi, maka seseorang akan sulit dalam menggapai apa yang
diinginkan. Hal ini sudah menjadi hal yang umum diketahui oleh seluruh manusia.
Karena setiap orang pasti memiliki tujuan dan motivasi tertentu. Termasuk saya.
Dalam kehidupan sehari-hari, saya mempunyai kasus mengenai mnotivasi ini, yaitu
motivasi Intrinsik dan motivasi Ekstrinsik.
Saya
sangat senang dalam pembahasan tentang Psikologi Industri dan Organisasi. Saya
sangat tertarik dengan bagaimana motivasi kerja tiap orang dan pola pikir
setiap orang dalam menyelesaikan masalah dalam konteks kerja di perusahaan atau
organisasi, misalnya dalam hal yang berhubungan dengan politik. Karenanya, saya
senang bekerja yang berhubungan dengan organisasi ataupun perusahaan-perusahaan
bidang pengembangan manusia (HRD) jika tamat kuliah. Inilah yang menjadi motivasi intrinsik saya. Sehingga
saya selalu hadir di setiap pelajaran PIO dan mendengarkan secara maksimal
ketika pelajaran berlangsung. Inilah bentuk motivasi intrinsik saya
Yang menjadi motivasi ekstrinsik saya adalah
dosen-dosen pengajar dan orang-orang yang telah terjun ke dalam dunia Psikologi
Industri dan Organisasi ini. Mereka memberikan gambaran bagaimana dunia PIO
ini. Pengajaran yang mereka berikan kepada saya, membuat saya semakin berminat
dan semakin ingin terjun ke dunia PIO ini. Sehingga, saya semakin sering
membaca dan mencari sesuatu yang berhubungan dengan dunia PIO ini. Inilah
bentuk dari motivasi secara ekstrinsik menurut saya.
Terimakasih
Studi Kasus : Intelegensi dalam kehidupan sehari-hari
di
06.09
Diposting oleh
Unknown
Rabu, 10 April 2013
Intelegensi mengacu pada pengertian : kemampuan berpikir individu
untuk belajar dari pengalaman. Untuk alasan yang benar dan untuk mengatasi
tuntutan dari hidup sehari. Sebenarnya, banyak bagian-bagian yang dibahas
didalam intelegensi dan juga pasti banyak terjadi kasus-kasus dalam kehidupan
sehari-hari mengenai intelegensi ini. Termasuk dalam kehidupan saya. Salah satu
bagian dari pembahasan intelegensi adalah Fluid
dan Crystallized Intelligence. Fluid inteligence : kemampuan untuk belajar
atau menemukan cara baru untuk menghadapi masalah baru. Sedangkan,
Crystallized intelligence : kemampuan
untuk memanfaatkan informasi yang telah dipelajari sebelumnya untuk memecahkan
masalah yang lazim.
Contoh kasus yang berhubungan dengan kedua hal itu adalah ketika
masuk semester 2 ini. Ketika semester 1, saya tidak sering atau jarang membaca
buku untuk materi esoknya. Terkhusus mata kuliah Psikologi Umum 1, karena
bukunya sangat tebal dan berbahasa Inggris. Jadi, saya hanya mendengarkan dari
penjelasan dosen dan presentasi dari kelompok. Dan hasil dari proses belajar
yang tidak baik ini menjalar hampir ke seluruh mata kuliah dan saya menjadi terbiasa dengan
cara belajar yang seperti itu. Ketika memasuki semester 2, semuanya pun
berubah. Semua mata kuliah menuntut mahasiswa termasuk saya untuk membaca buku
sebelum masuk kuliah. Terkhusus mata kuliah Psikologi Umum 2, yang meminta
bukti bahwa kita telah membaca sebelumnya, yaitu resume. Awalnya saya sangat
malas mengerjakannya. tetapi, karena ini merupakan kewajiban dan juga merupak
nilai tugas, maka saya selalu mengerjakannya. Sehingga, kebiasaan membaca buku
sebelum masuk, menjalar untuk semua mata kuliah lain.
Yang menjadi Fluid Intelligence adalah saya mengikuti cara baru
dalam cara belajar saya yaitu membaca terlebih dahulu dan membuat resume dari
yang saya baca. Dan yan menjadi Crystallized
intelligence adalah saya menerapkan cara belajar saya yang baru (
membaca lalu membuat resume) ke mata kuliah yang lainnya.
Studi Kasus : Kognisi dan Bahasa dalam kehidupan sehari-hari
di
06.03
Diposting oleh
Unknown
Rabu, 1 April 2013
Kognisi merupakan proses intelektual dengan mana informasi diperoleh,
ditransformasi, disimpan, diambil kembali. Yang paling penting di dalam
pembahasan kognisi ini adalah konsep. Konsep merupakan kategori yang umum dari
sesuatu, peristiwa, atau kualitas yang dihubungkan oleh suatu ciri-ciri yang
umum. Kemudian, proses dari kognisi ini dapat digunakan sebagai problem solving
dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu contoh studi kasus yang berhubungan
dengan kognisi ini adalah konsep. Ini paling sering terjadi ketika akan
memahami sesuatu. Terkhusus ketika sedang belajar.
Bagi saya pribadi, ketika sedang belajar suatu materi harus
memahami konsepnya terlebih dahulu. Ada banyak cara. Misalnya untuk mata kuliah
Psikologi umum ini, dosen membuat tugas untuk setiap pertemuan kepada semua
mahsiswa agar mengerjakan resume materi yang akan dipelajari di pertemuan
minggu depannya. Hal ini menurut saya berguna agar semua mahasiswa termasuk
saya memahami konsep apa-apa saja yang ada dalam materi itu yang ditumpahkan
dalam bentuk resume. Misalnya materi seperti Intelegensi. Sebelum mengulas
lebih dalam tentang materi tersebut, mahasiswa diberi tugas resume. Saya
sendiri terlebih dahulu mencari konsep-konsep apa saja yang akan dibahas di
materi tersebut. misalnya konsep-konsep tersebut adalah pengertian intelegensi,
pandangan-pandangan berbeda tentang intelegensi, pengukuran dalan intelegensi
dan lain sebagainya. Konsep-konsep tadi dapat mengantar pengertian awal kepada
setiap mahasiswa sebelum diulas lebih dalam pada pertemuan selanjutnya.
Mungkin itu menurut saya contoh yang paling dekat dan sering
tentang kognisi.
Studi Kasus : Memori dalam kehidupan sehari-hari
di
05.55
Diposting oleh
Unknown
Dalam menjalani kehidupan sehari-hari,
setiap orang pasti mendapatkan pelajaran setiap harinya. Dan yang nerperan
besar dalam proses ini adalah memori. Memori manusia itu seperti PC yang kita
kenal. Maksudnya adalah cara kerja memori kita ini sama seperti PC, yaitu,
Proses pemasukan data atau informasi yang disebut encoding, lalu informasi
tersebut diolah dan dan disimpan disebut sebagai proses storing kemudian ketika
kita ingin menggunakan kembali informasi yang telahvkita simpan tersebut atau
dalam bahasa simpelnya kita ingin mengingat kembali ingatan kita disebut dengan
proses retrieving.
Kali ini kasus pribadi yang saya ambil
adalah tentang memori jangka pendek. Dan ini terjadi pada hari yang sama dimana
saya belajar PUM 2 tentang memori. Seperti biasa, stelah presentasi selesai,
dosen memberikan feedback kepada kami. Kak Indri menjelaskan kembali tentang
memori. Baik dari pengertian, jenis, dan yang lainnya yang masih berhubungan
dengan memori. Ketika itu, kak Indri memberikan tampilan slide yang berisi
tulisan nama-nama hewan, buah dan pohon/bunga (kalau saya tidak salah, saya
agak lupa). Kemudian, kami diberi waktu dalam beberapa menit untuk menghapal
apa-apa saja nama yang ada di slide tersebut. tiba-tiba, nama saya dipanggil
oleh kak Indri, saya tidak terlalu konsentrasi, sehingga saya hanya bisa
mengingat nama-nama di kolom pertama, 1 nama hewan di kolom kedua dan ketiga
pada baris terakhir.
Dari pengalaman tersebut, saya mengerti
bagaimana proses memori berlangsung dan bagaimana jenis dari memori yang Short
Term Memory tersebut. mungkin ini salah satu pengalaman pribadi dari sekian pengalaman
lainnya tentang kasus yang berhubungan dengan memori. Terimakasih.
Senin, 25 Maret 2013
Studi Kasus Teori pembelajaran (perspektif kognitif)
di
06.51
Diposting oleh
Unknown
Nama : Lucy Gabriella Hutauruk
NIM : 121301048
Kelas : B (Genap)
Studi Kasus : Pendekatan Kognitif dalam kehidupan
sehari-hari
Rabu, 13 Maret
2013
Menurut
Bandura proses mengamati dan meniru perilaku dan sikap orang lain sebagai model
merupakan tindakan belajar. secara rinci dasar kognitif dalam proses belajar
terjadi dalam 4 tahap yaitu attention (perhatian), retention (mengingat),
reproduction (menghasilkan), dan motivasi
Dalam
kehidupan sehari-hari juga banyak melibatkan teori pembelajaran yang satu ini.
Termasuk dalam kehidupan sehari-hari saya. Salah satunya ketika saya di SMA.
Saya mempunyai seorang teman yang terkenal di kalangan guru dan mendapat juara
paralel (juara umum). Kemudian saya, memperhatikan bagaimana cara belajar dia.
Ternyata berbeda saya. Dia sering membahas-bahas soal dan karenanya dia sering
menjawab pertanyaan dari guru. Saat SMA, kalau ada murid yang rajin dan bisa
menjawab pertanyaan maka aada nilai plus bagi si murid. Oleh sebab itu, saya
meniru cara belajar dia. Sebelumnya cara saya belajar itu adalah merangkum
apa-apa saja yang dikatakan guru di kelas dan merangkum jawaban-jawaban dari
pertanyaan guru. Saya pun lama kelamaan menjadi suka membahas-bahas soal, baru
merangkum jawabannya dan membandingkannya dengan apa yang telah dijelaskan oleh
guru. Akhirnya saya pun mendapat nilai yang baik dan bisa mendapat ranking di
kelas. Walaupun tidak paralel. Dan sebagian besar guru mengenal saya juga.
Dari
kejadian tersebut, dapat dirasakan bahwa saya me’modelling’ teman saya. Tampak
proses kognitif yang saya lakukan dalam meniru dia. Yang pertama, saya
memperhatikan (attention) bagaimana cara belajarnya. Selanjutnya saya mengingat
dan memahami (retention) bagimana cara dia belajar, lalu menerapkan cara
belajar dia (reproduction) ke dalam diri saya. Dan yang menjadi motivasi saya
adalah mendapat nilai dan dikenali oleh guru-guru saya.
Jumat, 15 Maret 2013
Kasus pribadi PUM2
di
05.13
Diposting oleh
Unknown
Nama : Lucy Gabriella Hutauruk
NIM : 121301048
Kelas : B (Genap)
Studi Kasus : Operant Conditioning dalam kehidupan
sehari-hari
Rabu, 6 Maret
2013
Pengondisian operan adalah pembelajaran dimana suatu
respon yang disadari, diperkuat atau diperlemah, tergantung pada konsekuensi
yang menyenangkan atau tidak. Pengondisian ini lebih banyak menekankan kepada
penguat (reinforcement) baik positif
atau negatif serta hukuman (punishment).
Hal ini banyak terjadi pada pengalaman belajar setiap orang. Termasuk saya.
Salah satu pengalaman saya yang menunjukkan adanya bentuk dari proses operant
conditioning ini mengarah kepada penguatnya yang secara positif.
Jika saya berada dalam masa liburan, saya akan
pulang ke daerah asal saya. Biasanya, jika sudah di rumah, setiap harinya saya
akan bekerja membantu mama dan kakak yang tinggal di rumah beres-beres dan
memasak. Sekalian saya belajar sedikit demi sedikit menjadi ibu rumah tangga
yang baik. Tetapi, pada saat itu saya mau bekerja karena disuruh saja.
Pernah suatu kali saya bekerja tanpa disuruh dan
saya mengerjakan pekerjaan yang lebih banyak daripada pekerjaan sebelumnya.
Biasanya saya, menyapu rumah, mencuci baju, menyetrika, membereskan semua kamar
di rumah, mencuci piring dan membantu masak. Sekali lagi, itupun karena
disuruh. Saat itu saya mendadak rajin. Saya telah mengerjakan pekerjaan yang
biasa, setelah itu saya melanjut membersihkan halaman dan bunga-bunga, membersihkan
sepatu-sepatu kantor mama, mengajari adik-adik saya. Mungkin karena melihat
perilaku ‘mendadak rajin’ saya ini, mama memberi uang jajan kepada saya.
Biasanya kalau saya liburan tidak pernah diberi uang jajan. Karenanya, saya pun
bekerja tanpa harus disuruh terlebih dahulu.
Pada pengalaman saya tadi, terbukti bahwa operant
conditioning yang mengarah kepada reinforcement
positifnya bekerja pada saya. Saya biasanya bekerja harus diperintah
terlebih dahulu, tetapi karena saya diberi penguat yaitu ekstra uang jajan pada
liburan, membuat saya bekerja tanpa harus disuruh. Dan itu menjadi kebiasaan
saya di rumah sampai sekarang. Saya bekerja tanpa harus diperintah lagi.
Langganan:
Postingan (Atom)
My Blog List
Footer Widget 1
Total Tayangan Halaman
Footer Widget 3
Labels
- personality test :) (2)
- Psikologi :) (5)
- Psikologi Pendidikan :) (2)
- PUM2's Task (9)
- Song from The Stiff Dylans :) (1)
- TESTIMONI E-LEARNING (1)
- whatever :) (6)
Blogger templates
Blogger templates
Pages
Diberdayakan oleh Blogger.
Footer Widget 2
Blog Archive
-
▼
2013
(26)
-
▼
Juni
(13)
- 10 Manfaat Perselisihan
- 8 Fenomena Alam Super Keren
- 10 Pekerjaan yang membuat Stress
- I Stand All Alone
- TEST U Mann Whitney
- PERSAMAAN DAN PERBEDAAN KETIGA TEST UJI SATU SAMPE...
- Gender dalam kehidupan sehari-hari
- Intrinsic and Extrinsic Motivation
- Always Be My Baby Lyrics & Chord
- Laporan Hasil Observasi Psikologi Pendidikan
- Stress and Health dalam kehidupan sehari-hari
- Love will Find a Way
- Subbidang Utama dari Psikologi
-
▼
Juni
(13)
About Me
- Unknown
Search
Popular posts
-
Binomial Test Chi-Kuadrat Kolmogorov-smirnov persamaan · Hanya memiliki 1 sampel · Goodness-of...
-
Rabu, 1 Mei 2013 Motivasi merupakan sesuatu yang mendorong kita untuk melakukan suatu perilaku dalam mencapai suatu tujuan yang ingin...
-
Intrinsic Motivation Motivasi Intrinsik yaitu ketika individu dimotivasi oleh sifat dasar aktifitas tersebut, kepuasan dalam menguasai...
-
Rabu, 1 April 2013 Kognisi merupakan proses intelektual dengan mana informasi diperoleh, ditransformasi, disimpan, diambil kembali. Yan...
-
[ Eb tuning] [Verse1] G We were as one babe Em For a moment in time C9 And it seemed everlasting Am ...
-
PAUD DAHULU Vs PAUD MASA KINI Paud (Pendidikan Anak Usia Dini) sama dengan PAPS (Pendidikan Anak Pra Sekolah). tok...
-
I know the sound of each rock and stone And I embrace what others fear You are not to roam in this forgotten place Just the likes ...
-
Test U Mann Whitney merupakan salah satu test terkuat dan yang sering digunakan dalam test-test non-parametrik. Test ini digunakan untuk ...
-
1. Psikologi Faal Terdapat 2 ranah utama dalam subbidang ini, yaitu Genetika perilaku dan ilmu saraf perilaku. Genetika perilaku mempel...
-
Rabu, 10 April 2013 Intelegensi mengacu pada pengertian : kemampuan berpikir individu untuk belajar dari pengalaman. Untuk alasan yan...
